Pernahkah kamu merasa, setiap bangun pagi rasanya berat sekali untuk pergi ke kantor? Atau, kamu sering menghitung-hitung berapa hari lagi sampai akhir pekan? Jika ya, mungkin itu adalah sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan pekerjaanmu.
Kamu berhak untuk bekerja di tempat yang bisa membuatmu berkembang, bahagia, dan sehat.
Memutuskan untuk resign bukanlah hal yang mudah. Ada banyak pertimbangan, mulai dari finansial hingga rasa takut akan ketidakpastian. Tapi, bertahan di pekerjaan yang sudah tidak lagi memberikan kebahagiaan dan pertumbuhan juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental dan kariermu.
Jadi, bagaimana kamu tahu apakah ini hanya fase sementara atau memang sudah saatnya untuk pindah? Yuk, kita kenali tanda-tanda yang menunjukkan bahwa sudah saatnya kamu mencari pekerjaan baru.
1. Kamu Tidak Merasa Ada Tantangan dan Perkembangan
Saat kamu pertama kali masuk, pekerjaan itu terasa menantang dan menarik. Tapi sekarang, kamu merasa stagnan. Tugasmu begitu-begitu saja, dan kamu tidak belajar skill baru.
Tanda-tanda: Kamu sudah menguasai semua yang harus dikuasai. Kamu tidak lagi merasa tertantang, bahkan merasa bosan.
Mengapa Ini Penting: Stagnansi bisa mematikan kariermu. Jika kamu tidak berkembang, kamu akan tertinggal dari industri dan sulit untuk bersaing di masa depan.
2. Lingkungan Kerja yang Toxic
Lingkungan kerja yang buruk bisa merusak mentalmu. Entah itu atasan yang selalu mengkritik tanpa membangun, rekan kerja yang saling menjatuhkan, atau budaya perusahaan yang tidak menghargai keseimbangan hidup dan kerja (work-life balance).
Tanda-tanda: Kamu sering merasa cemas saat akan berangkat kerja. Kamu sulit tidur karena memikirkan pekerjaan.
Mengapa Ini Penting: Kesehatan mentalmu jauh lebih berharga dari pekerjaan apa pun. Lingkungan yang toxic tidak akan pernah membuatmu bahagia atau produktif.
3. Kamu Merasa Tidak Dihargai
Bekerja keras tapi tidak ada yang menghargai. Gaji tidak naik, tidak ada promosi, atau bahkan idemu selalu diabaikan. Perasaan ini bisa mengikis motivasi dan kepercayaan dirimu.
Tanda-tanda: Kamu sudah berulang kali menyampaikan kontribusimu, tapi tidak ada respons positif. Kinerjamu bagus, tapi tidak ada pengakuan.
Mengapa Ini Penting: Apresiasi adalah bahan bakar untuk motivasi. Jika kamu terus-menerus merasa tidak dihargai, semangatmu akan hilang.
4. Visi dan Nilai Perusahaan Tidak Sejalan dengan Nilaimu
Kamu bekerja di sebuah perusahaan, tapi kamu tidak percaya pada produknya atau cara perusahaan itu beroperasi.
Tanda-tanda: Kamu merasa tidak antusias saat harus mempromosikan produk atau layanan perusahaan. Kamu seringkali tidak setuju dengan keputusan-keputusan manajemen.
Mengapa Ini Penting: Bekerja di tempat yang nilai-nilainya sejalan denganmu akan membuatmu merasa lebih bersemangat dan bermakna. Sebaliknya, jika tidak, kamu akan merasa seperti melakukan sesuatu yang salah setiap hari.
5. Kesehatanmu Mulai Terganggu
Saat burnout melanda, tubuhmu akan memberikan sinyal yang jelas.
Tanda-tanda: Kamu sering sakit, sulit tidur, atau mengalami kecemasan dan depresi.
Mengapa Ini Penting: Ini adalah tanda paling jelas. Jika pekerjaanmu sudah memengaruhi kesehatan fisik dan mentalmu, sudah saatnya untuk berhenti. Tidak ada pekerjaan yang sebanding dengan kesehatanmu.
6. Kamu Tidak Antusias Membahas Pekerjaanmu
Pernahkah kamu ditanya, "Kerja di mana sekarang?" dan kamu menjawabnya dengan malas-malasan? Atau, kamu selalu mencari alasan untuk tidak menghadiri acara kantor?
Tanda-tanda: Kamu merasa malu atau tidak bangga dengan pekerjaanmu.
Mengapa Ini Penting: Pekerjaan adalah bagian besar dari hidupmu. Jika kamu tidak bisa membicarakannya dengan bangga, itu adalah sinyal yang jelas bahwa kamu perlu mencari sesuatu yang membuatmu lebih bersemangat.
Mengenali tanda-tanda ini adalah langkah pertama. Setelah itu, kamu bisa mulai merencanakan langkah selanjutnya, seperti memperbarui CV, membangun jaringan, dan mencari lowongan baru. Ingat, kamu punya kendali atas kariermu. Kamu berhak untuk bekerja di tempat yang bisa membuatmu berkembang, bahagia, dan sehat.